Pages

Banner 468 x 60px

 

Minggu, 20 November 2016

Prinsip Protokol UDP

2 komentar


1.          Prinsip Protokol UDP(User Data gram Protocol)
Protokol UDP atau kepanjangan dari User Data gram Protocol. Protokol UDP berjalan di atas jaringan IP. Dalam UDP, pesan akan dikirim dalam bentuk Datagram.

Protokol UDP adalah sebuah protokol stateless (tanpa tempat) oleh karena itu, server dalam hal ini dimanfaatkan dalam penanganan beberapa klien pada suatu waktu. Jadi broadcast dan multicast tersedia dengan UDP.

KARAKTERISTIK UDP,,:

Ø Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host.

Ø UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.

Ø HEADER UDP Header UDP diwujudkan sebagai sebuah header dengan 4 buah field memiliki ukuran yang tetap.

KEGUNAAN UDP,,:

Ø Protokol yang “ringan” (lightweight): Untuk menghemat sumber daya memori dan prosesor.

Ø lapisan aplikasi yang mengimplementasikan layanan keandalan,

Ø Protokol yang tidak membutuhkan keandalan.

KELEMAHAN UDP,,:

Ø UDP tidak menyediakan mekanisme penyanggaan (buffering) dari data yang masuk ataupun data yang keluar.

Ø UDP tidak menyediakan mekanisme segmentasi data yang besar ke dalam segmen-segmen data, seperti yang terjadi dalam protokol TCP.

Ø UDP tidak menyediakan mekanisme flow-control, seperti yang dimiliki oleh TCP.

APLIKASI YANG MENGGUNAKAN UDP,,:


Ø  DNS (Domain Name System)
Ø  SNMP, (Simple Network Management Protocol)
Ø  TFTP (Trivial File Transfer Protocol)
Ø  SunRPC port


2.          Prinsip Protokol Netware
Netware adalah sistem operasi (operating system) jaringan yang dikembangkan oleh Novell, dan protokol jaringan yang digunakan untuk berkomunikasi dengan client dalam network.
Kelebihan Netware,,:
Ø software jaringan
Ø Manajemen jaringannya lebih mudah
Ø Komunikasi antar PC lebih cepat
Ø Membutuhkan spesifikasi hardware yang besar (Spesifikasi komputer server)
Kelemahan Netware,,:
Ø Berbasis DOS sehingga tidak berupa grafis
Ø Sangat sulit untuk pengguna komputer pemula
Ø Tidak banyak dukungan dari komunitas



3.          Sejarah TCP/IP
TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

4.          Sejarah Arsitektur TCP/IP
Sejarah TCP/IP dimulai dari lahirnya ARPANET  (Advanced Research Project Agency Network) adalah jaringan komputer yang dibangun oleh ARPA (Advanced Research Project Agency) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969.

Sementara itu, ARPANET terus berkembang sehingga protokol yang dipakai pada waktu itu tidak bisa lagi menampung jumlah node yang juga semakin banyak. Oleh karena itu, DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) yang merupakan sebuah lembaga pertahanan Amerika Serikat yang bertanggung jawab dalam pengembangan teknologi baru untuk militer, mendanai pembuatan protokol komunikasi yang lebih umum yaitu TCP/IP. Dan dijadikan standar ARPANET pada tahun 1983.
TCP/IP yang merupakan singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol adalah gabungan dari protokol TCP dan IP sebagai sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lainnya di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang menjadi

5.          Perbandingan Model OSI dengan TCP/IP
TCP/IP atau Transmission Control Protocol/Internet Protocol adalah model jaringan yang digunakan untuk komunikasi data dalam proses tukar-menukar informasi di internet. Sedangkan OSI Model atau Open System Interconnection Model adalah sebuah model jaringan yang dikembangkan secara resmi oleh International Standart Organization untuk melakukan sebuah standarisasi proses pembentukan jaringan yang sebelumnya dimiliki oleh masing-masing vendor pembuat jaringan komputer. Kedua model tersebut bertujuan untuk melakukan standarisasi pengggunaan jaringan.
Tabel Perbandingan OSI Layer dan TCP/IP Layer :

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgV-ymMLUzo17aN86P8VYtoL5DhzrESYVIpTUJHwpSrfyGyHA4hJf7y7SvsRPADfq5Pxo0HhmG9NGMHWTDmCrqm38ki7I_InJZylMpCKoMxVVBICZLII1yDTxTewwIQEverMblToks4jMdD/s1600/1.jpg



Read more...

Rabu, 02 November 2016

Pengertian Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksa Desimal dan Contoh sampai 100

0 komentar


Pengertian bilangan Desimal, Biner, Okta, dan Heksa Desimal beserta contoh bilangan dari 1 sampai 100.
11.  Bilangan Desimal
            Bilangan decimal adalah bilangan berbasis 10 yang menggunakan 10 anggka yanga di mulai dari angka 1 sampai 9. Bilangannya yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9.

22.  Bilangan Biner
             Bilangan Biner adalah bilangan berbasis 2 yang hanya menggunakan 2 angka saja yaitu 10 dan 1, Bilangannya yaitu 0,1.

33.  Bilangan Oktal.
                Bilangan octal adalah bilangan bebasis 8 yang menggunakan 8 angka yaitu 0 sampai 7. Bilangannya yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7.

44. Bilangan Heksa Desimal.
Bilangan Heksa Desimal  adalah bilangan bebasis 8 yang menggunakan 8 angka yaitu 0 sampai 9 di lanjutkan dengan huruf dari A sampai F. Bilangannya yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,,8,9,A,B,C,D,E,F.


Bilangan Desimal
Bilangan Biner
Bilangan Heksa Desimal
Bilangan Oktal
1
 0
0
0
2
 1
 1
1
3
 10
 2
2
4
 11
 3
3
5
 100
 4
4
6
 101
 5
5
7
 110
6
6
8
 111
 7
7
9
 1000
 8
10
10
 1001
 9
11
11
 1010
 A
12
12
 1011
 B
13
13
 1100
 C
14
14
 1101
 D
15
15
 1110
 E
16
16
 1111
 F
17
17
 10000
 10
20
18
 10001
 11
21
19
 10010
 12
22
20
 10011
 13
23
21
 10100
 14
24
22
 10101
 15
25
23
 10110
 16
26
24
 10111
 17
27
25
 11000
 18
30
26
 11001
 19
31
27
 11010
 1A
32
28
 11011
 1B
33
29
 11100
 1C
34
30
 11101
 1D
35
31
 11110
 1E
36
32
 11111
 1F
37
33
 100000
 20
40
34
 100001
 21
41
35
 100010
 22
42
36
 100011
 23
43
37
 100100
 24
44
38
 100101
 25
45
39
 100110
26
46
40
 100111
27
47
41
 101000
 28
50
42
 101001
 29
51
43
 101010
 2A
52
44
 101011
 2B
53
45
 101100
 2C
54
46
 101101
 2D
55
47
 111110
 2E
56
48
 111111
 2F
57
49
 1000000
 30
60
50
 1000001
 31
61
51
 1000010
 32
62
52
 1000011
 33
63
53
 1000100
 34
64
54
 1000101
 35
65
55
1000110
 36
66
56
 1000111
 37
67
57
 1001000
 38
70
58
 1001001
 39
71
59
 1001010
3A
72
60
 1001011
 3B
73
61
 10011000
 3C
74
62
 10011001
 3D
75
63
 10011010
 3E
76
64
 10011011
 3F
77
65
 10011100
 40
80
66
 10011101
 41
81
67
 10011110
 42
82
68
 10011111
 43
83
69
 10100000
 44
84
70
 10100001
 45
85
71
 10100010
 46
86
72
 10100011
 47
87
73
 10100100
 48
90
74
 10100101
 49
91
75
 10100110
 4A
92
76
 10100111
 4B
93
77
 10101000
 4C
94
78
 10101001
 4D
95
79
 10101010
 4E
96
80
 10101011
 4F
97
81
 10101100
 50
100
82
 10101101
 51
101
83
 10101110
 52
102
84
 10101111
 53
103
85
 10110000
 54
104
86
 10110001
 55
105
87
 10110010
 56
106
88
 10110011
 57
107
89
 10110100
 58
110
90
 10110101
 59
111
91
 10110110
5A
112
92
 10110111
5B
113
93
 10111000
5C
114
94
 10111001
5D
115
95
 10111010
5F6
116
96
 10111011
60
117
97
 10111100
61
120
98
 10111101
62
121
99
 10111110
63
122
100
 10111111
64
123


Terima kasih,,ini pelajran SISTEM KOMPUTER

Read more...